Duel Banteng Birokrasi; Agus Vs Inung, Siapa Dapat “Restu” Bupati Sumenep?

Rabu, 18 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, Gilas.id – Ribuan pasang mata langsung tertuju pada nama calon kuat Sekretaris Daerah (Sekda) Sumenep yang lolos 3 besar. Itu setelah keluarnya pengumuman Pansel Sekda melalui situs resmi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep yakni bkpsdm.sumenep.go.id pada pukul 22.30 WIB, Rabu (18/2/2026).

Setelah sukses mengeluarkan prediksi paket utama calon sekda yakni Agus Dwi Saputra, Chainur Rasyid dan R. Abd Rahman Riadi, kini pengamat politik dan kebijakan publik Ach Djoni Tunaedy kembali menganalisis siapa yang jadi ‘banteng birokrasi’ kekuasaan terkuat menduduki tahta Sekda Sumenep selanjutnya.

Berdasarkan berita acara rekapitulasi hasil nilai akhir oleh Pansel terbuka JPT Pratama Sekda Sumenep No; 18/PANSEL.JPT.PRATAMA-SMP/II/2026 perihal rekomendasi hasil seleksi terbuka (Selter) JPT Pratama Kabupaten Sumenep. Terdapat 3 peserta terbaik sebagai hasil akhir pelaksanaan selter pengisian JPT Pratama Sekdakab Sumenep 2026.

Hal itu dikuatkan dengan Surat Keputusan (SK) Kepala BKN No; 10339/R-AK.02.03/SD/F/2026 tertanggal 13 Februari 2026. Ketiga nama pejabat tersebut yakni Agus Dwi Saputra, Chainur Rasyid (Inung) dan R. Abd. Rahman Riadi. Dengan catatan Keputusan Pansel Sekda Sumenep bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.

“Bagi saya, hasil assessment dengan lolosnya 3 kandidat terbaik sekda ini sangat fair, transparan dan akuntabel. Kenapa sebab? Ketiga ‘pejabat teras’ ini memang orang-orang hebat dibuktikan dengan hasil nilai akhir uji kompetensi jabatan (assessment),” kata Bung Jon, biasa dipanggil.

ketiga calon sekda terbaik ini tidak hanya lulus melewati berbagai rintangan dan tahapan uji kompetensi. Lebih dari itu, kata Bung Jon, ketiganya punya kemampuan luar biasa, baik dari aspek kualifikasi, kompetensi, integritas maupun rekam jejak sesuai PP No.17/2020 tentang Manajemen PNS.

“Rinciannya, dari aspek kualifikasi pendidikan. Agus jebolan IPDN/STPDN dengan gelar terakhir pascasarjana magister sains (titel S2), Inung jebolan Kampus Unmer Malang dengan gelar terakhir magister sains (titel S2) dan Rahman jebolan Kampus Untag Surabaya dengan gelar terakhir doktor (titel S3),” ujar Eks Ketua Partai Demokrat Sumenep.

Kedua calon sekda, Lanjut pengusaha kelas kakab ini, yakni Agus dan Inung dari aspek kompetensi manajerial sama-sama memiliki kemampuan menguasai perencanaan, pengorganisasian dan pengambilan keputusan. Untuk kompetensi teknis sama-sama berpengalaman menjabat 3 Kepala Dinas (OPD) dan memahami kebijakan publik.

“Terakhir aspek sosio-kultural terkait pemahaman keberagaman dan jadi pemersatu bangsa sudah tak diragukan lagi bagi keduanya. Hanya calon sekda Rahman yang baru menduduki jabatan 2 Kepala Dinas (OPD). Meski demikian, dia lebih cemerlang soal kualifikasi pendidikan dengan menyandang gelar doktor,” katanya

Jika berdasar kualifikasi pendidikan dan kompetensi, kata bung Djoni, memang jabatan Inung sebagai Kepala Dinas Pertanian kurang pas. Harusnya dijabat insinyur bukan sarjana ekonomi. Sehingga punya peluang ditarik naik jadi sekda. Berbeda dengan Agus dengan mutasi terakhir sebagai Kepala DPMD itu sudah sesuai posisinya karena jebolan IPDN. Kemungkinan ditarik ke sekda lebih kecil peluangnya.

Di luar kemampuan Uji Kompetensi Jabatan, kehebatan kedua calon kuat sekda Agus maupun Inung ini adalah sama-sama punya jejaring politik dan relasi kekuasaan yang kuat, baik mata rantai birokrasi maupun partai politik. Tapi jangan salah, Rahman juga punya relasi kekuasaan yang kuat.

Masih menurut bung Jon, Peta kekuasan mulai berubah sejak Inung lolos 3 besar kandidat sekda. Dominasi Agus mulai digoyahkan oleh Inung untuk menduduki kursi panas Sekda. Bahkan perlu diwaspadai Inung bisa saja menyalip di tikungan terakhir. Karena bicara politik itu adalah last minutes (fase injury time) yang jadi pemenang.

Saat ini, ‘kuda hitam’ itu bukan lagi Inung melainkan Rahman. Lantas siapa kandidat kuat yang dapat ‘restu’ Bupati Sumenep? Yuk pelototi terus berita di situs www.gilas.id. (dan)

Berita Terkait

Berawal Dari Petasan, Pemuda Asal Meddelan Jadi Korban Pemukulan
Bangun Komunikasi Terbuka, Ansari Gelar Dialog dengan Insan Pers
Badan Gizi Nasional Suspensi 10 SPPG di Sumenep
Aksi Nyata JMP: Berbagi Takjil untuk Pejuang Nafkah di Bumi Gerbang Salam
Ternyata, “Pewaris Tahta” Sekda Sumenep Itu Agus
Offside! Flyer Sekda Agus, Ambisi atau Ada Dalang yang Gerakkan?
Mainkan Flyer Sekda, Sesatkan Informasi Publik
ASB Temui Pj Sekda, Usut Transparansi Anggaran Lelang Sekda

Berita Terkait

Jumat, 27 Maret 2026 - 11:58

Berawal Dari Petasan, Pemuda Asal Meddelan Jadi Korban Pemukulan

Kamis, 12 Maret 2026 - 20:39

Bangun Komunikasi Terbuka, Ansari Gelar Dialog dengan Insan Pers

Rabu, 11 Maret 2026 - 11:44

Badan Gizi Nasional Suspensi 10 SPPG di Sumenep

Jumat, 27 Februari 2026 - 14:30

Aksi Nyata JMP: Berbagi Takjil untuk Pejuang Nafkah di Bumi Gerbang Salam

Kamis, 26 Februari 2026 - 08:15

Offside! Flyer Sekda Agus, Ambisi atau Ada Dalang yang Gerakkan?

Berita Terbaru

Berita

Badan Gizi Nasional Suspensi 10 SPPG di Sumenep

Rabu, 11 Mar 2026 - 11:44