Sumenep, Gilas.id – Lagi-lagi Labeng Mesem sebagai Pintu Gerbang Pendopo Keraton Sumenep dikunjungi puluhan kendaraan plat merah sekitar pukul 12.30 WIB pada Rabu, (14/01/2026) siang.
Berbagai informasi yang dihimpun wartawan Gilas.id diperoleh kabar jika Pendopo Keraton Sumenep bakal segera dilangsungkan mutasi atau pergantian sejumlah pejabat di Lingkungan Lemkab Sumenep. Ternyata di dalam pendopo sudah berkumpul puluhan pejabat teras.
“Kenapa tiba-tiba ada isu mutasi pejabat? Apakah ini efek dari sorotan tajam dari Komisi I yang mulai mempertanyakan integritas Pj Sekdakab Sumenep selaku pejabat tertinggi di tataran birokrasi Sumenep?” Tanya Nanik Farida, selaku pakar komunikasi politik di Sumenep.
Apapun itu, kata Farida, sirkulasi kekuasaan itu harus tetap jalan agar pelayanan publik tidak terabaikan. Pergantian pejabat publik atau pengisian sejumlah jabatan di Pemerintahan yang kosong itu wajar karena bagian dari penyegaran birokrasi.
Hanya saja, lanjut pakar jebolan UMM ini, jika penempatan pejabat publik nantinya tidak sesuai dengan kompetensi atau kecakapan yang dimiliki itu akan jadi beban birokrasi. Hanya membebani laju gerak roda pemerintahan Era Fauzi – Imam (Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo – Wakil Bupati KH Imam Hasyim).
“Jika benar ada mutasi pejabat di Pendopo Keraton Sumenep saat ini, akan kita catat. Siapa menempati posisi apa? Siapa menjabat apa? Harus kongkrit capaian kerja pejabat yang mengisi posisi kekuasaan di Kabinet Supel Jilid II ini biar tidak jadi beban kerja Bupati kedepan” ujarnya.
Sementara itu, Plt Kepala BKPSDM Sumenep Benny Irawan saat dikonfirmasi melalui via WhatsApp, pihaknya tidak memberi respon. Telfon terlihat berdering namun tidak diangkat. (Dan)











