Perusahaan Rokok Lokal Mampu Tingkatkan Kesejahteraan Petani Tembakau di Sumenep

Selasa, 19 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, Gilas.id – Kehadiran perusahaan rokok lokal di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, memberikan dampak positif bagi para petani tembakau. Selain membantu menjaga stabilitas harga, perusahaan rokok lokal juga dinilai mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya petani tembakau.

‎Salah satu petani tembakau asal Desa Meddelan, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep, Jakfar mengaku telah merasakan langsung manfaat dari keberadaan perusahaan rokok lokal di Kabupaten Sumenep.

‎Ia mengatakan, perusahaan rokok lokal secara konsisten membeli hasil panen petani dengan harga yang layak. Kondisi tersebut membuat harga tembakau dalam beberapa tahun terakhir menjadi lebih stabil dibandingkan sebelumnya.

‎Menurutnya, sebelum banyak perusahaan rokok lokal berkembang, harga tembakau kerap mengalami fluktuasi yang merugikan petani. Bahkan, tidak jarang harga jual tembakau jatuh saat musim panen tiba.

‎“Alhamdulillah, sekarang saya bisa melunasi hutang-hutang yang dulu membebani, bahkan bisa membeli lahan sendiri. Semua ini berkat perusahaan rokok lokal yang membeli tembakau kami dengan harga yang layak,” ujarnya, Senin (18/5/2026).

‎Jakfar menuturkan, stabilitas harga tembakau juga berdampak terhadap meningkatnya perekonomian masyarakat sekitar. Para petani kini tidak lagi dihantui kekhawatiran terhadap anjloknya harga saat musim panen.

‎Sebaliknya, kondisi tersebut membuat para petani lebih bersemangat dalam menanam dan menjaga kualitas tembakau agar memiliki nilai jual yang baik.

‎Ia juga menilai dukungan perusahaan rokok lokal telah memberikan harapan baru bagi para petani tembakau di Sumenep untuk memperoleh kehidupan yang lebih baik di masa mendatang.

‎Karena itu, pihaknya berharap perusahaan rokok lokal tetap beroperasi dan terus mendukung keberlangsungan usaha para petani tembakau di Kabupaten Sumenep.

‎“Sekarang petani merasa lebih tenang karena hasil panen memiliki kepastian pasar dan harga yang lebih stabil,” katanya.

‎Ia menambahkan, dalam tiga tahun terakhir harga tembakau di Kabupaten Sumenep cenderung stabil, sehingga para petani dapat menikmati peningkatan pendapatan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. (dan)

Berita Terkait

GMNI Menggugat Fungsi Pengawasan DPMD Terkait Pengelolaan Keuangan Desa
Suara “Sumbang” GMNI menggelegar di Forum DPMD; Lapangan Kerja Sempit, Dana BUMDes Dikepras?
Terduga Pelaku Penganiayaan Jadi Tersangka, Keluarga Korban Apresiasi Kinerja Kepolisian
Akhirnya, Inisial H Ditetapkan Jadi Tersangka Penganiayaan
Ternyata, Tim Auditor Inspektorat ‘Buta Informasi’ BUMDes Meddelan, Lantas Apa yang Diaudit?
PT Empat Sekawan Mulia Jadikan Kurban sebagai Tradisi Berbagi dan Kebersamaan
Heboh! Jelang Lebaran Inspektorat Sumenep Periksa ADD dan DD Meddelan
Kantongi Bukti Hukum, Polisi Siap Gelar Perkara Penganiayaan

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 17:37

GMNI Menggugat Fungsi Pengawasan DPMD Terkait Pengelolaan Keuangan Desa

Jumat, 5 Juni 2026 - 17:25

Suara “Sumbang” GMNI menggelegar di Forum DPMD; Lapangan Kerja Sempit, Dana BUMDes Dikepras?

Kamis, 4 Juni 2026 - 06:21

Terduga Pelaku Penganiayaan Jadi Tersangka, Keluarga Korban Apresiasi Kinerja Kepolisian

Sabtu, 30 Mei 2026 - 10:01

Akhirnya, Inisial H Ditetapkan Jadi Tersangka Penganiayaan

Kamis, 28 Mei 2026 - 08:16

PT Empat Sekawan Mulia Jadikan Kurban sebagai Tradisi Berbagi dan Kebersamaan

Berita Terbaru