Sumenep, gilas.id-Kasus dugaan pemukulan terhadap seorang duda bernama Hamdi asal Desa Meddelan, Kecematan Lenteng, Kabupaten Sumenep, resmi naik ke tahap penyidikan (sidik) setelah sebelumnya berada pada tahap penyelidikan (lidik).
Kanit Reskrim Polsek Lenteng, Bripka A.Andrianto mengatakan dua alat bukti beserta hasil visum suudah terpenuhi unsur pidanya, kassus tersebut sudah naik ke tingkat penyidikan.
“Iya mas, kasusnya sudah naik sidik,” ujarnya. Kamis (7/5/26)
Menurutnya, pasca melakukan penyelidikan terdapat beberapa saksi yang mengakui bahwa Hamdi luka dipelipis mata karena dipukul orang. Bahkan, dugaan kuat pemukulan itu didukung oleh hasil visum.
“Untuk hasil visumnya juga sudah jelas mas bahwa Hamdi mengalami luka,” katanya.
Perihal perlu diketahui, Hamdi, warga asal Desa Meddelan, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep, mengaku menjadi korban pemukulan oleh terlapor diduga bernama Hodri asal Desa Gelugur, Kecamatan Batuan, Kabupaten Sumenep.
Menurut korban, peristiwa itu berlangsung dipinggir jalan raya Desa Daramista, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep. Aksi pemukulan itu terjadi padeh hari Minggu (22/3/2026) sekitar pukul 21.30. (dan)











