Sumenep, Gilas.id – Komitmen Bupati Sumenep dalam mengoptimalkan pelayanan publik dan mendorong pesatnya pembangunan daerah yakni dengan menerapkan tata kelola pemerintahan yang baik (Good Governance) dan pemerintahan yang bersih (Clean Governmant),
Ketua Aliansi Sumenep Bangkit, Bagus Juanedy mengatakan Tahun 2026 jadi ajang konsolidasi kekuasaan Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo dengan Wakil Bupati KH Imam Hasyim (Era Fauzi – Imam) dalam mewujudkan visi, misi dan program-programnya yang didengungkan saat kampanye politik.
Kata Edy, biasa disapa,_ di tengah penataan birokrasi dengan menyelenggarakan mutasi pejabat hingga promosi berdasarkan sistem merit. Kini, Bupati Sumenep juga menguatkan lembaga publik melalui pelantikan Komisioner Komisi Informasi (KI) dengan menerapkan prinsip transparansi, partisipasi dan supremasi hukum.
Dengan hadirnya Komisi Informasi, kata dia, dapat mendorong partisipasi masyarakat dalam mengakses informasi publik. Bahkan terlibat dalam pengawasan pemerintah dalam sektor layanan publik, realisasi anggaran dan lain sebagainya. Sehingga terbebas dari praktik KKN. Itu pada prinsipnya.
“Implementasinya, butuh sinergitas dan kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta dan masyarakat sipil. Dengan capaian target keadilan sosial dan pembangunan yang merata. Tentu tetap berdiri di atas prinsip meritokrasi, reformasi birokrasi dan transparansi anggaran (APBD) serta membangun kemitraan strategis dengan insan pers, NGO dan lain sebagainya,” pungkasnya.
Komitmen nyata itu disampaikan Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo saat melantik Komisioner KI Sumenep. Dikatakan jika KI memiliki peran strategis dalam memperoleh informasi yang benar, akurat, sekaligus mendorong badan publik agar semakin transparan dan akuntabel dalam menjalankan tugasnya.
“Komisi Informasi harus menjadi lembaga ga yang profesional, objektif, serta mampu menjaga kepercayaan masyarakat. Keterbukaan informasi merupakan fondasi penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance), untuk meningkatkan program pemerintah dalam membangun daerah,” terangnya.
Sementara pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Komisioner KI 2025-2029, yakni Ahmad Ainol Horri, Hasdani Roi, Rifa’i, Winanto dan Kamarullah. (dan)











