Offside! Flyer Sekda Agus, Ambisi atau Ada Dalang yang Gerakkan?

Kamis, 26 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, Gilas id – Di Era Digital terkadang disalahgunakan oleh orang-orang yang tak bertanggung jawab ataupun orang jahat. Buktinya, di tengah proses penentuan Sekretaris Daerah (Sekda) difinitif Sumenep, dari 3 kandidat yang lolos asesmen Pansel Sekda, rumor penggiringan opini lewat flyer sekda berseliweran di dunia maya atau media sossial (medsos).

Insiden itu ditanggapi serius oleh Korlap Lintas Media Hendra. Dalam pernyataannya mengutuk keras para pembuat flyer sekda Agus. Sebab, beredarnya flyer itu bagian dari serangan psikis (Psywar) baik pada pemegang tampuk kekuasaan maupun penggiringan dan pembangunan opini publik.

Kata Hendra, Serangan Flyer itu bisa bermakna macam-macam (Multitafsir), bergantung pada tujuan target serangan. Jika serangan itu dialamatkan pada Bupati Sumenep, tujuannya untuk menekan atau mengintervensi keputusan bupati nantinya. Seolah dukungan publik mengalir ke Agus Dwi Saputra yang ada dalam flyer itu.

‘Ini sama saja ingin ‘mendelegitimasi’ kekuasaan Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo. Meskipun tujuannya bisa saja untuk merayu dan mencari simpati bupati. Padahal yang berwenang memilih dan menentukan siapa sekda dari tiga kandidat itu adalah hak prerogatif bupati. Ini menyangkut marwah bupati, jangan ikut campur, terangnya.

Birokrasi ini, sambungnya, berisi kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN), bukan panggung politik seperti Pilkada atau Pilkades untuk mencari dan menarik dukungan. Sekda itu murni ditentukan Bupati sebagaimana diatur dalam regulasi. Jadi ASN itu netral dan independen, Sekda itu puncak jabatan karier ASN. Jadi jangan ditarik-tarik ke urusan politik. Itu jelas menciderai reformasi birokrasi dan itu salah sasaran.

“Jika serangan flyer itu dialamatkan ke masyarakat umum, itu sebentuk agenda terselubung untuk membangun dan menggiring opini publik. Seolah Agus yang sudah dipilih Bupati jadi sekda Sumenep. Ini bentuk kebohongan dan pembodohan publik,” ujarnya.

Hendra lantas membeber lebih jauh. Jika tujuan dan target politik flyer itu sudah terungkap. Giliran siapa pembuat dan penyebar flyer Sekda Agus itu. Ini harus dicari aktor intelektualnya. Jika penyebarnya adalah simpatisan dari kalangan ASN, itu jelas cacat moral.

“Namun jika penyebarnya adalah gerbong Agus bisa jadi ini ada operasi senyap kekuasaan. Namun jika yang menginginkan Agus sendiri, pertanda dia tokoh yang ambisius. Masalahnya, dua kandiat sekda yang lain baik Inung maupun Rahman tak nampak ada gerakan politik atau manuver seperti peredaran flyer. Sampai detik ini, siapa pembuat dan penyebar flyer masih misteri?” Paparnya. (dan)

Berita Terkait

Berawal Dari Petasan, Pemuda Asal Meddelan Jadi Korban Pemukulan
Bangun Komunikasi Terbuka, Ansari Gelar Dialog dengan Insan Pers
Badan Gizi Nasional Suspensi 10 SPPG di Sumenep
Aksi Nyata JMP: Berbagi Takjil untuk Pejuang Nafkah di Bumi Gerbang Salam
Ternyata, “Pewaris Tahta” Sekda Sumenep Itu Agus
Mainkan Flyer Sekda, Sesatkan Informasi Publik
ASB Temui Pj Sekda, Usut Transparansi Anggaran Lelang Sekda
Rekam Jejak Kepala Diskominfo Sumenep dari Jerat Kasus Infrastruktur Jalan Hingga Vonis Bebas

Berita Terkait

Jumat, 27 Maret 2026 - 11:58

Berawal Dari Petasan, Pemuda Asal Meddelan Jadi Korban Pemukulan

Kamis, 12 Maret 2026 - 20:39

Bangun Komunikasi Terbuka, Ansari Gelar Dialog dengan Insan Pers

Rabu, 11 Maret 2026 - 11:44

Badan Gizi Nasional Suspensi 10 SPPG di Sumenep

Jumat, 27 Februari 2026 - 14:30

Aksi Nyata JMP: Berbagi Takjil untuk Pejuang Nafkah di Bumi Gerbang Salam

Kamis, 26 Februari 2026 - 08:15

Offside! Flyer Sekda Agus, Ambisi atau Ada Dalang yang Gerakkan?

Berita Terbaru

Berita

Badan Gizi Nasional Suspensi 10 SPPG di Sumenep

Rabu, 11 Mar 2026 - 11:44