Sumenep, Gilas.id – Tak terima merasa disudutkan oleh pengakuan Ketua BUMDes Meddelan yang mengklaim tak tahu menahu soal anggaran proyek pengadaan kambing yang disinyalir mencapai ratusan juta, Kepala Desa (Kades) Meddelan meradang.
Kemarahan Kades Meddelan Moh Haris terluapkan dengan emosi yang tak terkendali. ‘Jika saya dipojokkan, saya akan laporkan dia (Red, Ketua BUMDes) ,” ujarnya saat diwawancarai melalui aplikasi WhatsApp.
Haris mengaku tidak ikut-ikut masalah BUMDes. ‘Silahkan tanya ke Ketua BUMDes, kapan saya memberi uang pada Ketua BUMDes? Suruh datang ke saya, kapan saya ngasih uang. Kalau soal uang tidak diserahkan ke Ketua BUMDes? Saya kan gak tahu, itu urusan Ketua BUMDes. Itu urusan Ketua, Sekretaris dan Bendahara BUMDes,” ujar Haris.
Dia menambahkan bisa saja bendahara atau sekretaris BUMDes bilang ada di Kepala Desa, biar mungkin uang BUMDes itu tidak dipinjam oleh Ketua BUMDes. Bukan lantas uang BUMDes itu ada pada dirinya.
Ketika ditanya masalah uang BUMDes ke Kades oleh Ketua BUMDes? Kata Ketua BUMDes jika jawaban kades kalau soal uang itu gampang, masih belum keluar.
Lantas Kades Haris meminta awak media menanyakan ke Ketua BUMDes kapan ia serahkan uang kepada dirinya, kan sudah ada struktur BUMDes? Coba tanya juga ke Sekretaris dan Bendahara BUMDes.
“Itu beda rekening dengan desa. Bendahara desa ngirim ke Rekening BUMDes. Terserah BUMDes Kapan saja mau diambil. Kok bisa uang ada di saya,” pungkasnya. (dan)











