Transformasi Digital Penguatan Ekonomi Kerakyatan dengan Digitalisasi Koperasi

Kamis, 19 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Pengurus Dekopinda Sumenep

Foto : Pengurus Dekopinda Sumenep

Sumenep, Gilas.id – Untuk menguatkan ekonomi kerakyatan, Pemerintah Kabupaten Sumenep mendorong transformasi digital melalui digitalisasi koperasi, salah satunya menghadirkan aplikasi yang terintegrasi dengan sistem pemerintah daerah.

“Koperasi merupakan tulang punggung ekonomi masyarakat yang harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi,” kata Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo dalam pengukuhan pengurus Dekopinda Kabupaten Sumenep Masa Bhakti 2026-2030, di Pendopo Agung Keraton beberapa waktu lalu.

Saat ini, kata Bupati, digitalisasi bukan pilihan melainkan kebutuhan. Sehingga koperasi di daerah harus mengoperasikan program digitalisasi koperasi agar mampu mengelola secara profesional, transparan, dan akuntabel. Hal itu dapat meningkatkan kepercayaan anggota, memperkuat daya saing, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.

Menurutnya, integrasi sistem ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi pelaporan, akurasi data, serta efektivitas pembinaan bagi Pemerintah Daerah, karena mengetahui kondisi koperasi terutama persoalannya.

“Aplikasi ini mencakup berbagai fitur utama, mulai dari pengelolaan data anggota, pencatatan simpanan dan pinjaman, laporan keuangan, pembagian Sisa Hasil Usaha (SHU), hingga notifikasi dan informasi kegiatan koperasi,” terangnya.

Bahkan, kata Bupati, aplikasi itu lengkap dengan dashboard monitoring khusus bagi pemerintah daerah, agar pihak terkait bisa memantau kondisi dan kinerja koperasi secara real time.

“Kami akan memiliki sistem monitoring untuk melihat kesehatan koperasi, kepatuhan pelaporan, hingga indikator keuangan, sehingga pembinaan bisa dilakukan lebih cepat dan tepat sasaran,” ujar Fauzi.

Bupati Sumenep menyatakan, pihaknya ingin digitalisasi koperasi untuk meningkatkan transparansi dan mencegah potensi penyimpangan dalam pengelolaan dana, dalam rangka melindungi hak dan kepentingan anggota koperasi, sekaligus menjaga serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap lembaga koperasi. (dan)

Berita Terkait

GMNI Menggugat Fungsi Pengawasan DPMD Terkait Pengelolaan Keuangan Desa
Suara “Sumbang” GMNI menggelegar di Forum DPMD; Lapangan Kerja Sempit, Dana BUMDes Dikepras?
Terduga Pelaku Penganiayaan Jadi Tersangka, Keluarga Korban Apresiasi Kinerja Kepolisian
Akhirnya, Inisial H Ditetapkan Jadi Tersangka Penganiayaan
Ternyata, Tim Auditor Inspektorat ‘Buta Informasi’ BUMDes Meddelan, Lantas Apa yang Diaudit?
PT Empat Sekawan Mulia Jadikan Kurban sebagai Tradisi Berbagi dan Kebersamaan
Heboh! Jelang Lebaran Inspektorat Sumenep Periksa ADD dan DD Meddelan
Kantongi Bukti Hukum, Polisi Siap Gelar Perkara Penganiayaan

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 17:37

GMNI Menggugat Fungsi Pengawasan DPMD Terkait Pengelolaan Keuangan Desa

Jumat, 5 Juni 2026 - 17:25

Suara “Sumbang” GMNI menggelegar di Forum DPMD; Lapangan Kerja Sempit, Dana BUMDes Dikepras?

Kamis, 4 Juni 2026 - 06:21

Terduga Pelaku Penganiayaan Jadi Tersangka, Keluarga Korban Apresiasi Kinerja Kepolisian

Sabtu, 30 Mei 2026 - 10:01

Akhirnya, Inisial H Ditetapkan Jadi Tersangka Penganiayaan

Kamis, 28 Mei 2026 - 08:16

PT Empat Sekawan Mulia Jadikan Kurban sebagai Tradisi Berbagi dan Kebersamaan

Berita Terbaru