Korban Bencana Dapat Bantuan Stimulan Perbaikan Rumah dari Pemkab Sumenep

Kamis, 19 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, Gilas.id – Pemeirntah Kabupaten (Pemkab) Sumenep menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan pelayanan publik dengan jargon politik ‘Bismillah Melayani’. Itu dibuktikan dengan penanganan korban bencana angin kencang yang porak-porandakan rumah masyarakat.

Pemkab Sumenep bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) bergegas memberikan bantuan stimulan rumah kepada warga terdampak korban bencana angin kencang di Desa Pekandangan, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep.

“Bantuan ini diharapkan membantu meringankan beban warga terdampak bencana, agar bisa segera memperbaiki rumahnya dan kembali beraktivitas dengan aman dan nyaman,” kata Wakil Bupati (Wabup) Sumenep, KH. Imam beberapa waktu lalu.

Pemerintah daerah bergerak cepat melakukan penanganan darurat, pendataan kerusakan, serta menyalurkan bantuan sebagai bentuk tanggung jawab dan kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana alam.

Diharapkan, dengan sinergi antara Pemkab, Baznas serta elemen lainnya mempercepat proses pemulihan pascabencana, supaya masyarakat bisa kembali menjalani aktivitas sehari-hari dengan aman dan nyaman.

“Meskipun bantuan sifatnya stimulan tidak sepenuhnya menanggung seluruh biaya perbaikan, namun diharapkan mampu meringankan beban masyarakat terdampak bencana ini,” terangnya.

“Kami mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih mungkin terjadi, karena kondisi cuaca tidak menentu, bahkan segera melapor kepada aparat setempat apabila terjadi bencana atau keadaan darurat lainnya,” tandasnya.

Ketua Baznas Kabupaten Sumenep Sumenep Ahmad Rahman, mengatakan, pihaknya memfokuskan bantuan warga terdampak bencana angin puting beliung pada rumah warga yang mengalami kerusakan berat dan telah melalui proses taksasi oleh tim penanganan bencana.

“Bantuan stimulan kepada 2 warga yang rumahnya rusak berat dengan besaran setiap penerima mendapatkan Rp20 juta. Penyalurannya bertahap, yakni tahap pertama Rp10 juta dan tahap kedua Rp10 juta,” pungkasnya. (dan)

Berita Terkait

Berawal Dari Petasan, Pemuda Asal Meddelan Jadi Korban Pemukulan
Bangun Komunikasi Terbuka, Ansari Gelar Dialog dengan Insan Pers
Badan Gizi Nasional Suspensi 10 SPPG di Sumenep
Aksi Nyata JMP: Berbagi Takjil untuk Pejuang Nafkah di Bumi Gerbang Salam
Ternyata, “Pewaris Tahta” Sekda Sumenep Itu Agus
Offside! Flyer Sekda Agus, Ambisi atau Ada Dalang yang Gerakkan?
Mainkan Flyer Sekda, Sesatkan Informasi Publik
ASB Temui Pj Sekda, Usut Transparansi Anggaran Lelang Sekda

Berita Terkait

Jumat, 27 Maret 2026 - 11:58

Berawal Dari Petasan, Pemuda Asal Meddelan Jadi Korban Pemukulan

Kamis, 12 Maret 2026 - 20:39

Bangun Komunikasi Terbuka, Ansari Gelar Dialog dengan Insan Pers

Rabu, 11 Maret 2026 - 11:44

Badan Gizi Nasional Suspensi 10 SPPG di Sumenep

Jumat, 27 Februari 2026 - 14:30

Aksi Nyata JMP: Berbagi Takjil untuk Pejuang Nafkah di Bumi Gerbang Salam

Kamis, 26 Februari 2026 - 08:15

Offside! Flyer Sekda Agus, Ambisi atau Ada Dalang yang Gerakkan?

Berita Terbaru

Berita

Badan Gizi Nasional Suspensi 10 SPPG di Sumenep

Rabu, 11 Mar 2026 - 11:44