Reshuffle Kabinet Supel Era Fauzi – Imam, “Pejabat Junior” Mulai Berkibar

Sabtu, 17 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Ach Djoni Tunaedy
Pengamat Politik dan Kebijakan

Foto : Ach Djoni Tunaedy Pengamat Politik dan Kebijakan

Sumenep, Gilas.id – Tampaknya Pemerintahan Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo – Wakil Bupati KH Imam Hasyim (Era Fauzi – Imam) bertekad menggenjot kinerja pejabatnya dengan menata ulang di jajaran ‘Kabinet Supel’ yang mengusung jargon politik ‘Bismillah Melayani’.

Tata ulang atao perombakan Kabinet Supel (Sumenep Melayani) ini pun digelar di Pendopo Keraton Sumenep pada Rabu (14/1/2025) lalu. Alhasil, pejabat teras (eselon II) dari kalangan Junior yang justru mulai berkibar. Terungkap jika ‘pejabat junior’mulai merangsek masuk di pos-pos jantung kekuasaan.

Perombakan Kabinet Supel ini pun mendapat sorotan tajam dari Pengamat Politik dan Kebijakan Ach. Djoni Tunaedy. Sebab hasil mutasi itu menunjukkan pejabat junior mulai menduduki jabatan strategis pemerintah.

“Sebut saja, Benny Irawan yang baru merangsek naik ke puncak kekuasaan (strategis) di Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sumenep. Terbilang pendatang baru ini sebelumnya menjabat sebagai Kepala BRIDA lalu ditunjuk sebagai Plt Kepala BKPSDM Sumenep,” unngkap eks politisi DPRD Sumenep ini.

Lalu, kata eks politisi berlambang mercy ini, ada Heru Santoso yang juga menduduki pos jabatan strategis lainnya yakni sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sumenep.

“Meski terbilang junior, Heru mampu lompat jabatan dari Kepala Disnaker Sumenep ke Kepala DPMPTSP Sumenep. Meski sejajar jabatannya, tapi ‘naik kelas’ ke instansi strategis,” ujarnya.

Selain itu, sambungnya, ada Eks Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sumenep Faruk Hanafi. Dia naik jabatan ke Dinas Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga, Pariwisata (Disbudporapar) Sumenep. Sebelum jadi Kepala Bapenda menjabat sebagai Camat Kota Sumenep. Sisanya sebanyak 6 Kepala Dinas atau Kepala Badan yang dimutasi.

Tiga pos kekuasaan yang lumayan strategis sudah berhasil direbut pejabat junior yakni BKPSDM, DPMPTSP dan Disbuporapar. Ibaratnya BKPSDM sebagai penguasa ribuan pegawai atau ASN, DPMPTSP sebagai penguasa investor dan pengusaha lalu Disbudporapar sebagai penguasa Tomas (Tokoh Masyarakat) dan Toda (Tokoh Pemuda) dan investor pariwisata.

Dilansir sebelumnya Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo mengatakan jika rotasi kepemimpinan bagian dari upaya optimalisasi capaian target pemerintah di bidang pembangunan. Sekaligus untuk menyeegarkan birokrasi agar pelayanan publik semakin optimal. (dan)

Berita Terkait

Curriculum Vitae, 2000 Ajak Penonton Membaca Ulang Sejarah Melalui Teater
Warga Ultimatum Aksi Besar Akibat Kadis PUPR Mangkir
DPC GMNI Sumenep Audiensi ke Inspektorat, Desak Audit Tuntas BUMDes Desa Meddelan
GMNI Menggugat Fungsi Pengawasan DPMD Terkait Pengelolaan Keuangan Desa
Suara “Sumbang” GMNI menggelegar di Forum DPMD; Lapangan Kerja Sempit, Dana BUMDes Dikepras?
Terduga Pelaku Penganiayaan Jadi Tersangka, Keluarga Korban Apresiasi Kinerja Kepolisian
Akhirnya, Inisial H Ditetapkan Jadi Tersangka Penganiayaan
Ternyata, Tim Auditor Inspektorat ‘Buta Informasi’ BUMDes Meddelan, Lantas Apa yang Diaudit?

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 09:18

Curriculum Vitae, 2000 Ajak Penonton Membaca Ulang Sejarah Melalui Teater

Selasa, 30 Juni 2026 - 07:38

Warga Ultimatum Aksi Besar Akibat Kadis PUPR Mangkir

Sabtu, 20 Juni 2026 - 02:50

DPC GMNI Sumenep Audiensi ke Inspektorat, Desak Audit Tuntas BUMDes Desa Meddelan

Jumat, 5 Juni 2026 - 17:37

GMNI Menggugat Fungsi Pengawasan DPMD Terkait Pengelolaan Keuangan Desa

Jumat, 5 Juni 2026 - 17:25

Suara “Sumbang” GMNI menggelegar di Forum DPMD; Lapangan Kerja Sempit, Dana BUMDes Dikepras?

Berita Terbaru

Berita

Warga Ultimatum Aksi Besar Akibat Kadis PUPR Mangkir

Selasa, 30 Jun 2026 - 07:38